Login / Register Syndicate content Feed     

Asterix at the Olimpic Games: Junjung Tinggi Sportivitas

Astaga!Layar - Jelang pesta Olimpiade 2008, sepertinya film "Asterix at the Olimpic Games" bisa jadi salah satu penyemangat bagi seluruh pecinta olahraga. Ceritanya sangat sederhana, yakni tentang seorang pria Galia bernama Alafolix (Stephane Rousseau) yang berjuang memperebutkan Princesse Irina (Vanessa Hessler), seorang putri kerajaan Yunani.

Perjuangan Alafolix mendapatkan sang putri tidaklah mudah. Dirinya rela mengaruhi belahan dunia berjalan tiga bulan hanya untuk bisa menemui pujaan hatinya. Rintangan demi rintangan berhasil dilalui, hingga akhirnya ia bisa bertemu muka dengan gadis pujaannya. Sayang, ketika itu Brutus (Benoit Poelvoorde), putra angkat Julius Caesar (Alain Delon) yang bodoh, juga ingin menjadikan Irina sebagai istrinya.

Tak ingin jatuh ke tangan Brutus, akhirnya Irina menetapkan aturan main. Ia akan menikahi pemenang pertandingan Olimpic. Untuk itu baik Brutus dan Alafolix kembali ke kediaman masing-masing. Brutus menemui ayahanda Julius, sementara Alafolix kembali ke kampung orang-orang Galia. Di mana bersama dengan Asterix (Clovis Cornillac), Obelix (Gerard Depardieu), Alafolix siap menjadi pemenang.

Mulanya kaum Galia yang terkenal sangat kuat karena ramuan dari penyihir Panoramix, kini tak bisa mengelak harus bersikap sportif bertanding tanpa ramuan. Mulanya Asterix dan kawan-kawan memang kalah, tapi semangat untuk mendapatkan putri Irina membuat Alafolix siap berjuang mati-matian.

Secara keseluruhan, kisah Asterix masih menyisipkan lelucon yang bikin penonton terkikik-kikik. Sayangnya, tokoh Asterix kali ini tidak begitu menarik dari film-film terdahulunya. Namun begitu, masih banyak ketertarikan lain yang bisa dilihat. Contohnya saja, saat lomba kereta pacu Michael Schumacher, sang pembalap Jerman tampil dengan kereta merah polos bak Ferrari. Hadir juga Tony Parket, atlet basket dan Zinedine Zidane, pesepakbola asal Perancis sebagai cameo film.

Menariknya lagi, bukan hanya karena kelucuan setiap adegan yang disuguhkan tapi juga subtitled Indonesia yang unik, sebut saja Kasmaranix, Tutupmulutus dan Jahanamus. Jika Anda mumet dengan aktifitas sehari-hari, Asterix at the Olimpic Games bisa jadi alternatif hiburan baru. Selamat tertawa-tawa...

  • Allowed HTML tags: <em> <strong> <cite> <code> <ul> <ol> <li> <dl> <dt> <dd>
  • Lines and paragraphs break automatically.

More information about formatting options

CAPTCHA
Maaf, Pertanyaan ini hanya untuk memastikan kalau Anda bukan Spambot