Jenis Sayuran yang Cocok Ditanam di Rumah, Apa Saja?

Tak semua tanaman sayuran cocok untuk ditanam di rumah. Ada beberapa jenis tanaman yang lebih optimal dibanding yang lain untuk ditanam di rumah.

PADA dasarnya, ada tiga jenis tanaman diklasifikasikan berdasarkan lama hidupnya. Yakni tanaman perennial, annual, dan biennial.

Menurut Sita Pujianto, praktisi urban farming dan petani kota, tanaman perennial jadi jenis tanaman paling cocok untuk ditanam di rumah.

“Dia less effort hanya tancap saja tapi dia bisa hidup bertahun-tahun bahkan di pot. Saya punya kelor sampai sekarang sudah 4 tahun, pepaya jepang sudah 7 tahun itu masih ada di pot itu,” kata Sita dalam acara Environmental Week Rancang Bangun Kebun Urban: Kebaikan Aktivitas Berkebun untuk Tatanan Warga Kota yang Lebih Baik yang diselenggarakan IDEA dan #SAYAPILIHBUMI, Sabtu (4/7/2020).

Tanaman perennial adalah tanaman menahun atau jenis tanaman yang akan terus hidup setelah bereproduksi. Dalam artian, tanaman jenis ini akan bisa hidup bahkan selama bertahun-tahun. Sementara tanaman annual adalah tanaman semusim atau tahunan yang bisa dipanen hasilnya dalam satu musim tanam.

Biasanya berumur kurang dari satu tahun dan untuk menumbuhkannya lagi harus dilakukan penanaman ulang.

Tanaman biennial adalah tanaman yang membutuhkan waktu sekitar 2 tahun untuk menyelesaikan masa hidupnya.

Menurut Sita, tanaman perennial yang ada di kebun rumah sebaiknya berjumlah sekitar 70 persen dari total tanaman. Sementara tanaman perennial sebaiknya berjumlah sekitar 30 persen, dan tanaman annual 10 persen.

“Tanaman annual itu sekali tanam habis, ulang lagi, tanam lagi, ulang lagi. Sekitar 1,5 bulan harus ulang lagi. Itu yang menimbulkan rasa lelah untuk kita yang menanam. Kalau kita tanam banyak perennial itu enggak banyak effort-nya,” jelas Sita.

Tanaman perennial di antaranya adalah kelor, pepaya jepang, bayam brazil, sambung nyawa, katuk, beluntas, dan cincau.

Sementara tanaman biennial adalah kale, seledri, daun bawang, dan kucai. Lalu untuk tanaman annual contohnya adalah sawi, kailan, selada, pakchoy, radish, bayam, dan kangkung.

“Ternyata tanaman (perennial) ini sudah diteliti jurnal internasional mereka itu termasuk superfood. Gizinya sama dengan bayam, kangkung, dan yang lain,” ujar Sita.

Selama masa pandemi, ada beberapa tanaman yang lebih mudah dan cocok untuk ditanam daripada tanaman lainnya.

Paling utama adalah menanam tanaman dengan cara regrow atau menumbuhkan tanaman dari sisa-sisa bahan makanan.

Menanam dengan cara regrow menurut Sita jadi salah satu yang paling ideal dibandingkan menanam dari benih atau pun bibit.

“Karena bisa bikin lebih anteng di rumah untuk berkebun. Untuk melatih kesukaan berkebun dengan tidak mampir ke banyak tempat untuk beli benih.”

Jenis tanaman yang bisa ditumbuhkan dengan cara regrow contohnya adalah daun bawang, seledri, katuk, dan ginseng jawa.

Namun jika kamu mau menanam dengan cara benih kamu juga bisa menanam tomat atau cabai misalnya. Manfaatkan biji dari tomat atau cabai sisa konsumsi untuk mengurangi sampah. [Kompas]

DirumahAja Tanaman Sayuran Astaga.com