Memanggang Kue Jadi Hobi Baru Saat Corona

Memasak dan baking saat karantina memang jadi hobi baru yang sangat baik.

Akhir-akhir ini kamu lihat banyak orang posting foto atau masak dan memanggang kue saat karantina nggak, sih? Rasanya sesudah pandemi ini selesai, semua orang bisa lebih mahir mengolah bahan makanan. Memasak dan baking saat karantina memang jadi hobi baru yang sangat baik di masa-masa seperti ini.

Baking saat karantina itu guilty pleasure, karena setelah membuat kue pasti akan banyak makan. Lalu, mencari makanan asin dan bikin lagi, begitu terus! Namun sebenarnya, beraktivitas di dapur juga bisa menurunkan kecemasan seseorang.

Selama ini banyak orang tidak memiliki waktu untuk baking atau memasak. Untungnya gara-gara #dirumahaja mereka yang selama ini tidak pernah menyentuh peralatan dapur pun bisa mengasah skill memasak dan memanggang. Namun, kenapa semua orang jadi aktif di dapur, sih?

Salah satunya yaitu follower Instagram Astaga!com yang bernama Rahayu Kusumawardhani (@dony.ayu). Sosok wanita berprofesi ibu rumah tangga yang saat ini sedang menjalankan bisnis rumahannya. Keahlian membuat kuenya membuat Ayu, panggilan akrabnya, makin percaya diri untuk mengembangkan @soesyu_

Ketika orang melakukan kegiatan memanggang kue atau baking, tuh, sebenarnya mereka lebih peduli dengan prosesnya. FYI, tidak semua orang suka ataupun berbakat dengan baking! Kalau kamu nggak suka pasti makin stres kalau membuat kue. Namun, bagi yang sangat suka seperti Ayu maka baking adalah proses meditasi.

Saat kamu memakai tangan untuk mengaduk adonan, menuang ke loyang, ataupun menguleni roti kamu merasa menyatu dengan proses ini. Kamu nggak akan menggunakan tanganmu untuk cari berita Covid-19. Serotinin juga bisa diaktifkan dengan baking dan memasak sehingga sangat baik untuk kesehatan mental, walaupun mungkin sensasinya beda dari olahraga.

Pskiater dari Colombia University, Philip Muskin juga menyatakan bahwa baking itu mindful. Mindfullnes dalam baking membuatmu memperhatikan apa yang kamu sedang lakukan sekarang, bukan masa lalu atau masa depan.

Rahayu Kusumawardhani pemilik akun IG @soesyu_