Tujuh Cara Merawat Kaktus dan Sukulen yang Benar Agar Tak Membusuk

Begini cara merawat kaktus dan sukulen agar anti kutu dan gak mudah layu!

AKHIR-AKHIR ini tanaman kaktus dan sukulen semakin hits dicari. Kedua tanaman mungil ini kerap jadi pilihan ideal untuk menghias rumah agar tampak cantik nan asri.

Selain terdapat berbagai jenis bentuk dan warna yang menarik, kaktus dan sukulen juga tak mudah layu seperti tanaman pada umumnya. Cocok banget deh untuk kamu yang gak mau repot bercocok tanam.

Ya, harganya yang murah dan perawatannya yang mudah, menjadikan kedua tanaman mungil ini banyak digemari.

Dengan bentuk daun yang tebal, banyak yang beranggapan bahwa cara merawat kaktus dan sukulen cukup pastikan pencahayaan yang pas dan gak perlu sering-sering disiram.

Tapi jangan salah! Karena terlalu ‘menyepelekan’, nyatanya banyak juga kaktus dan sukulen yang akhirnya membusuk lalu mati. Duh, sayang banget kan?

Cara merawat kaktus dan sukulen

Meski cara perawatan kaktus dan sukulen umumnya simpel, ada beberapa trik yang perlu kamu perhatikan agar tanaman hias ini senantiasa tumbuh subur.

Yuk simak 7 cara merawat kaktus dan sukulen yang benar di bawah ini, siapa tahu bisa sampai berbunga!

1. Pilih pot yang bagian bawahnya berlubang

1. Pilih pot yang bagian bawahnya berlubang

Tanaman kaktus dan sukulen bisa mudah busuk jika media tanamnya terlalu lembab karena endapan air. Oleh karena itu, pemilihan pot yang tepat merupakan hal penting yang harus diperhatikan.

Pilihlah pot yang berlubang di bagian bawahnya. Lubang tersebut akan membantu melancarkan siklus air, sehingga air siraman bisa mengalir keluar dan gak mengendap di dalam pot.

Selain itu, pilihlah pot berbahan tembikar atau terakota yang bisa menyerap air dan mengeluarkan sisa air dari pori-pori

2. Perhatikan paparan cahaya matahari

2. Perhatikan paparan cahaya matahari

Cara merawat kaktus dan sukulen yang satu ini terkadang suka terabaikan. Walaupun kaktus dan sukulen bisa hidup di daerah kering, bukan berarti kedua tanaman ini bisa selalu terpapar sinar matahari lho!

Kaktus dan sukulen bisa tumbuh dengan baik dengan penyinaran matahari yang cukup. Biasanya, mereka membutuhkan sinar matahari selama 4-6 jam saja dalam sehari.

Perlu kamu ketahui, terlalu terpapar teriknya sinar matahari bisa menyebabkan daunnya terbakar dan muncul noda hitam lho!

3. Beri pupuk secara berkala

3. Beri pupuk secara berkala

Pemberian pupuk tentu saja tak bisa ditinggalkan dalam cara merawat kaktus dan sukulen. Biasanya, jenis pupuk yang disarankan adalah pupuk NPK.

Pupuk NPK ini mengandung unsur fosfor, hara nitrogen, serta kalium yang bagus untuk pertumbuhan tanaman. Berikanlah pupuk secara berkala, 2 sampai 3 butir pada kaktus dan sukulen. Jangan sampai terlalu banyak, ya!

4. Perhatikan teknik dan intensitas penyiraman

4. Perhatikan teknik dan intensitas penyiraman

Intensitas penyiraman yang ideal untuk kaktus dan sukulen adalah satu sampai dua minggu sekali. Perlu diingat, tanaman kaktus dan sukulen outdoor lebih butuh banyak penyiraman dibandingkan indoor.

Nah, teknik penyiraman yang patut kamu terapkan adalah dengan menyemprot. Agar tak terlalu lembab, pastikan media tanah sudah kering ya sebelum menyiramnya!

5. Jangan biarkan air mengendap pada daun

5. Jangan biarkan air mengendap pada daun

Tanaman sukulen dan kaktus mampu menyerap banyak air dari akar, bukan daun. Oleh karena itu, jika terdapat banyak air yang mengendap di daun, hal tersebut bisa membuat tanaman lebih lembab dan mudah membusuk.

Bulir air yang menempel di daun pun akan membiaskan sinar matahari pada daun secara ekstrem.Tak hanya itu, bisa-bisa tanamanmu dihinggapi kutu tanaman. Duh, jangan sampai deh!

Maka dari itu, berhubungan dengan cara merawat kaktus nomor 4, pastikan tanamanmu kering sebelum disiram kembali agar tidak terlalu lembab ya!

6. Perhatikan media tanam

6. Perhatikan media tanam

Cara merawat kaktus dan sukulen selanjutnya adalah memperhatikan penggunaan media tanam. Ada triknya sendiri lho! Letakkanlah bebatuan atau pasir malang di bagian paling bawah media agar tingkat kelembaban tanah berkurang.

Namun, jika gak mau repot, kamu bisa kok langsung masukkan tanah asalkan potnya memiliki lubang seperti yang dibahas sebelumnya pada nomor 1.

7. Pindahkan posisi tanaman

7. Pindahkan posisi tanaman

Cara merawat kaktus dan sukulen terakhir yaitu pindahkanlah posisi tanamanmu secara berkala. Hal ini perlu dilakukan, apa lagi jika tanamanmu kurang mendapat sinar matahari yang merata.

Tak hanya itu, dengan memindahkan posisinya secara rutin, tanaman kaktus dan sukulenmu juga akan terlatih untuk beradaptasi di tempat baru sehingga lebih kebal.

Memiliki hobi menanam sukulen maupun kaktus di dalam ruangan memang sangat menguntungkan. Tanaman memang bisa membantu menyeimbangkan mood, dan bikin kamu lebih berenergi. Namun, kamu perlu tempat yang nyaman juga untuk menyimpan dan merawat tanaman-tanaman mungil ini.

Kalau kamarmu indah dilihat, selalu rapi, dan nyaman, hobi merawat kaktus dan sukulen di kost pasti bisa berjalan lancar. Yuk, pilih kost atau apartemen yang nyaman dan selalu bersih seperti Rukita! Seperti unit coliving Rukita yang berdesain modern dan cantik serta dibersihkan secara rutin oleh jasa cleaning service.

Yuk, cek saja demi mendukung hobi menanammu!

Qonita Chairunnisa | An introverted soul, a mind wanderer, a cat lover. Loves to write to heal, help, and live.

Tanaman Hias Kaktus Sukulen