Anji Kecewa dengan Teman-Teman yang Turut Mengecamnya di Media Sosial: Patah Hati Gue

Erdian Aji Prihartanto atau akrab disapa Anji kini tengah menjalani kasus hukum terkait video wawancaranya dengan Hadi Pranoto beberapa waktu lalu.

Hingga saat ini, Anji mengaku mendapat kecaman dari berbagai pihak, termasuk teman dekatnya. Hal ini diungkapkannya dalam sebuah video yang diunggah pada kanal YouTube Deddy Corbuzier. Awalnya, Anji menuturkan bahwa masih ada teman-temannya yang kerap memberinya semangat.

"Ada sih beberapa yang kasih semangat, tapi kan mereka tidak berani berbicara. Mereka kasih semangat, 'Ji, semangat,'" ujar Anji.

Namun, lanjut Anji, tak sedikit pula yang tak memperdulikannya. Tak hanya itu, terdapat pula temannya yang langsung membuat pernyataan melalui media sosial tanpa berbicara terlebih dahulu dengan Anji.

"Bahkan, ada yang tidak sama sekali juga, yang selama ini gue anggap dekat. Enggak ada WhatsApp, enggak ada DM di Instagram," kata Anji.

Pernyataan temannya tersebut diyakini Anji menggulung sebuah opini yang semakin menyudutkan dirinya. Tak heran sejak kejadian tersebut, Anji mengaku lebih menyaring siapa saja teman yang benar-benar peduli dengannya.

"Ada juga yang memang membuat pernyataan di media sosial tanpa ngomong ke gue langsung, yang akhirnya itu juga menggulung menjadi sebuah berita yang maksudnya, 'Temannya aja begitu.' Ya artinya memang dia salah," kata Anji.

"Di sini gue menyaring teman sih, mas," ujarnya.

Hal yang disesali Anji salah satunya adalah perlakuan teman-temannya tersebut justru semakin memperparah keadaan. Padahal, menurut Anji, teman yang baik seharusnya menegur dirinya secara langsung.

"Ya ada (teman yang menyerang), maksudnya akhirnya jadi membuat panas keadaan ya. Alih-alih bilang ke gue langsung, chat langsung gitu," kata Anji.

"Maksudnya, kalau teman itu harusnya kasih tahu langsung, bukan di media sosial," ujarnya.

Meski begitu, dirinya juga tak menuntut semua temannya untuk peduli dengannya. Sebab menurutnya, beberapa temannya benar-benar peduli dengannya hingga sering mengajak tukar pikiran bersama.

"Kalau teman. Ada sih, orang yang memang cuma kenal doang. Ada yang memang melakukan pembicaraan deep, bahkan bisa sampai saling nginep di satu tempat bareng untuk beberapa hari lamanya," kata Anji.

Lebih lanjut, Anji mengaku merasa patah hati karena ketidakadaan sosok teman-temannya saat itu. Terlebih banyaknya pihak yang selama ini dia anggap teman, tak menasihatinya secara langsung, melainkan melalui media sosial.

"Pasti dong. Kecewa lah, patah hati gue. Bukan karena tidak dibela ya, enggak perlu membela. Teman itu tidak harus membela temannya ketika temannya dirasa salah, tapi dia ada. Buat gue itu dan tidak menegur melalui media sosial," kata Anji.

Erdian Aji Prihartanto Anji Astaga.com