Biaya Sekolah Makin Mahal? Coba Siasati dengan 10 Tips Ini!

Di jaman yang semakin modern ini, pendidikan menjadi hal yang sangat penting. Bagaimana tidak, apapun bidang kerja atau profesi membutuhkan keahlian tertentu, yang didapatkan dari proses pendidikan.

Maka tak heran jika setiap orangtua mengharapkan agar anaknya bisa mendapatkan pendidikan sebaik dan setinggi mungkin. Namun, tak bisa dipungkiri biaya pendidikan yang semakin mahal seringkali menjadi penyebab terhambatnya pendidikan anak.

Untuk itu, sebagai orangtua Anda wajib menyiapkan dana pendidikan anak. Jangan biarkan anak Anda putus sekolah hanya karena keterbatasan biaya. Berikut 10 tips menyiasati uang sekolah yang semakin mahal.

1. Sisihkan pendapatan

Sisihkan sebagian pendapatan sebagai anggaran pendidikan buah hati sedini mungkin. Jangan pernah berpikir untuk menunda-menunda persiapan dana pendidikan anak. Semakin lama Anda memulai menyisihkan dana untuk pendidikan anak, semakin sulit nantinya Anda mendaftarkan anak Anda ke sekolah karena faktor-faktor penghambat seperti semakin tingginya biaya masuk dan iuran bulanan sekolah.

2. Sesuaikan dengan jumlah anak

Bila Anda  memiliki anak lebih dari satu, pastikan Anda bisa mengatur pembagian sisihan pendapatan itu secara adil untuk kebutuhan pendidikan setiap anak. Semakin banyak jumlah anak yang Anda miliki, semakin tinggi biaya yang harus Anda persiapkan untuk menunjang kehidupan dan pendidikan mereka nantinya. Perlu Anda pertimbangkan lagi bahwa semakin tinggi level pendidikan maka kebutuhan sekolahnya pun akan semakin banyak dan mahal.

3. Buat anggaran

Anda perlu  merancang anggaran pendidikan anak dengan teliti. Selain menyesuaikan jumlah anak, Anda juga harus memperhitungkan kemampuan Anda dalam pembiayaan sekolah terkait dengan sekolah tujuan. Hal yang penting dari sebuah sekolah adalah esensi ilmu yang diberikan oleh guru kepada para muridnya. Anda tidak perlu mengikuti gengsi untuk memasukkan anak Anda ke sekolah elite yang mungkin biayanya berkali-kali lipat dari sekolah biasa. Biasakan bersikap realistis, pilihlah sekolah sesuai dengan kemampuan keuangan Anda.

4. Buat prioritas keuangan

Jadilah orangtua yang memiliki prioritas, terutama dalam hal pengaturan keuangan. Bila Anda merasa bahwa pendidikan buah hati  menjadi prioritas yang tinggi dalam kehidupan Anda. Sebaiknya sisihkan pendapatan dan alokasikan dana lebih banyak untuk pendidikan anak. Bisa juga Anda menghapus beberapa keinginan dari daftar prioritas.

5. Miliki asuransi pendidikan

Bila Anda merasa kesulitan dalam merencanakan dan menyisihkan dana untuk pendidikan, Anda bisa menggunakan jasa agen asuransi  pendidikan. Pihak penyedia jasa asuransi ini biasanya menjadi pendukung Anda yang paling kuat karena mau tidak mau, suka tidak suka, Anda akan dipaksa untuk menyisihkan sebagian pendapatan Anda untuk diinvestasikan dalam bentuk asuransi pendidikan.

6. Tabungan pendidikan

Kebiasaan menabung tidak bisa membuahkan hasil dalam waktu yang singkat, maka Anda perlu disiplin dalam menabung.
Bila Anda merasa tidak yakin untuk mengelola tabungan sendiri, Anda bisa menyerahkannya pada bank yang memberikan produk layanan tabungan pendidikan. Sistemnya adalah pemotongan dana yang ada pada rekening tabungan gaji Anda dan langsung mendepositkannya untuk tabungan pendidikan.

7. Jalur beasiswa

Beasiswa bisa membantu meringankan biaya sekolah. Namun untuk mendapatkannya, si anak harus mempunyai prestasi yang bagus di sekolah. Untuk itu Anda wajib membimbing anak agar menjadi murid yang berprestasi. Tapi jika kemampuan anak terbatas, jangan dipaksa ya moms! Tetap support semangat belajarnya  dan gali kecerdasan di bidang lain.

8. Sekolah murah

Cobalah untuk memilih sekolah yang biayanya masih murah. Mungkin hal ini akan berpengaruh pada fasilitas sekolah yang kurang lengkap. Tapi, hal itu bisa diatasi jika Anda juga ikut membantu anak belajar saat berada di rumah. Ingat ya moms, sekolah mahal dan bergengsi tidak menjamin kesuksesan seseorang loh. Yang lebih penting adalah semangat dan ketekunan  belajar anak, dimanapun ia bersekolah.

9. Kredit Tanpa Agunan

Kredit tanpa agunan (KTA) bisa dibilang merupakan cara "instant" untuk mendapatkan biaya sekolah, terutama untuk biaya kuliah. Dengan menggunakan cara ini, Anda bisa meminjam modal kerja, biaya rumah tangga, bahkan biaya pendidikan. KTA sebenarnya sama saja dengan berhutang. Namun keuntungan dari KTA adalah tidak harus menjaminkan suatu aset yang Anda miliki. Kekurangannya, bunga yang dipatok oleh bank memang cukup tinggi, bisa mencapai hingga 4% per bulan.

Apabila menggunakan cara ini, pastikan Anda rutin membayar tiap bulan. Jangan sampai terjadi kredit macet yang mengakibatkan bunganya membengkak atau di black list oleh pihak bank. Jika sudah di black list, Anda akan kesulitan meminjam dana di waktu mendatang.

10. Investasi

Investasi memang bukan cara instant. Namun cara ini sangat bermanfaat saat buah hati Anda mulai beranjak dewasa dan masuk ke Perguruan Tinggi. Sehingga ketika membutuhkan dana untuk kuliah, Anda bisa dengan segera menggunakan investasi yang telah direncanakan ini. Pilihlah investasi yang nilainya selalu naik seperti emas dan properti. Pilihan investasi ini cukup menjanjikan kedepannya. Tidak hanya sebagai tabungan, namun juga untuk mendapatkan keuntungan tambahan.

Ingat ya moms, pada intinya untuk masalah dana pendidikan anak, sebagai orangtua Anda hanya perlu mendisiplinkan diri dalam membuat prioritas kebutuhan, disiplin menyisihkan pendapatan, dan disiplin dalam pelaksanaannya. Jangan sampai tergoda untuk mengutak-atik dana simpanan Anda. Sehingga si buah hati akan mendapatkan pendidikan yang maksimal dan diharapkan sukses di masa depan! [Tri]

astaga wanita wanita karir investasi keuangan biaya sekolah tips