Tips Menabung Ala Fresh Graduate

Bagi kamu yang baru saja menikmati kerasnya kehidupan nyata alias bekerja untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri, pastinya butuh perencanaan keuangan yang matang.

Terlepas dari besar kecilnya gaji yang kamu terima di tempat kerjamu, ada hal penting yang mulai kamu pikirkan dari sekarang. Apalagi kalau bukan nabung. Jika pada jaman SD dulu prinsip menabung adalah sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit, sepertinya hal itu terus berlaku hingga kamu dewasa. Terus gimana sih caranya menyisihkan penghasilan bulananmu sedikit supaya menjadi bukit? Nih simak tips dari tim kreatif Astaga.com ya...

1. Mobilitas menentukan isi kantong

Bagi seorang fresh graduate yang bekerja di perusahaan besar, diperlukan mobilitas yang mudah dan efisien. Biasanya kantor perusahaan kita lokasinya di tengah-tengah kota dan langganan macet. Bagi kalian yang rumah orang tuanya jauh dari pusat kota, mau tidak  mau kita harus memilih untuk ngontrak atau ngekos di dekat kantor. Kalau sudah begini, kalian mesti benar-benar jeli memilih kok-kosan yang ramah di kantong karyawan lulusan fresh graduate. Jangan sampai uang gaji bulananmu hanya habis untuk membayar kos-kosan dan makan dua kali sehari.

Nah, tapi bagi kamu yang bisa menempuh perjalanan kantor naik kendaraan pribadi seperti sepeda motor. Akan amat bermanfaat jika kalian menggunakannya, secara di kota yang macetnya sudah tidak masuk akal, motor jadi salah satu moda yang bisa diandalkan. Selain hemat waktu yang ditempuh juga jadi lebih efisien. Lebih bagus lagi bila rumah atau kantor kalian posisinya strategis, dekat dengan transportasi publik. Ini akan membantu kalian untuk bisa mengatur pengeluaran secara pasti untuk biaya transport per bulannya.

2. Jangan biasakan makan di luar

Biasanya, fresh graduate masih terbawa suasana suka nongkrong-nongkrong dan jajan di luar bersama teman-teman. Sebetulnya tidak ada yang salah dengan hal ini, tapi akan jadi masalah jika kamu melakukannya nyaris setiap hari. Bayangin kalau misalnya setiap makan siang atau pulang kerja kamu makan di restoran. Berapa biaya yang kamu keluarkan per bulan. Usahakan membawa bekal dari rumah atau belanja bahan makanan mentah di pasar dan di masak sendiri. Ini akan membuat isi dompetnya tidak terlalu menipis ketika akhir bulan tiba gais.

3. Biasakan jalan kaki sebelum dan sesudah kerja

Sehat itu mahal. Tidak percaya? Buatlah diri kamu sakit, lalu pergilah berobat, maka kamu akan menyadari hal tu. Bukan rahasia lagi, biaya berobat terbilang mahal. Tidak heran apabila orang-orang mulai mengikuti gaya hidup sehat. Salah satunya membuat keanggotaan gym.

Sayangnya, bila dilihat dari sisi ekonomi, mendaftarkan diri menjadi member gym juga cukup mahal. Sebagai gantinya, kamu bisa memilih jenis olahraga yang lebih murah.

Tidak ada salahnya bila kamu mencoba olahraga yang simpel dan murah, yaitu jogging. Jogging bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja, tidak perlu daftar member. Hal ini bisa kamu biasakan setiap pagi saat hendak berangkat ke kantor lho. Simpelnya kalau kantor kamu ada 2km atau 3 km dari halte/stasiun kamu bisa menempuhnya dengan berjalan kaki. Selain hemat ga perlu ngeluarin biaya untuk naik ojek, jalan kaki juga berguna bagi kesehatanmu.

4. Mulailah akrab dengan produk investasi

Kalau kamu sudah bisa mengatur keuanganmu dengan disiplin tiap bulan dan mampu menyisihkan uangmu untuk menabung. Tidak ada salahnya bila kamu mencoba produk-produk investasi. Saat ini sudah banyak produk investasi yang mudah dijangkau oleh anak muda lho. Misalnya reksadana. Selain bisa memberikanmu keuntungan, kamu juga bisa belajar bagaimana menjadi investor. Reksadana juga banyak macamnya, bagi kamu yang pemula kamu bisa mencoba reksadana pendapatan tetap.

Bila gaji kamu Rp 5 juta per bulan, itu berarti kamu hanya perlu menyisihkan 24% dari total gaji kamu untuk berinvestasi di reksadana. Di pasar, faktanya, saat ini banyak produk reksadana pendapatan tetap yang mampu mencetak keuntungan hingga 20%-30%.

astaga wanita wanita karir menabung fresh graduate investasi