Yuk, Rancang Anggaran untuk Masa Pensiun

Masa pensiun kerap dilupakan, terutama karena dianggap masih jauh-jauh hari. Padahal jika direncanakan sejak dini, masa pensiun akan jauh lebih aman dan nyaman.

Ilustrasi: Freeimages.com

Hi ladies, sudahkah ladies memikirkan masa pensiun? Memang masih tampak jauh ya, apalagi bila sekarang ini masih dalam masa produktif. Well, walau terlihat jauh, tapi ladies harus mempertimbangkan dengan cepat apa yang diperlukan untuk masa pensiun nanti.

Layaknya pepatah, “Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit”, semakin dini dalam merancang masa pensiun yang bahagia akan semakin baik. Apa sih kiranya yang diperlukan agar ladies bisa merancang anggaran pensiun? Simak yang berikut ini:

Sisihkan 10% dari penghasilan bulanan

Jangan sungkan untuk menyisihkan 10% dari gaji yang ladies dapatkan setiap bulannya. Semakin besar uang yang ladies sisihkan untuk tabungan dan investasi, hasilnya tentu akan maksimal. Yang perlu ladies lakukan hanyalah niatkan diri untuk tidak menggunakan dana yang sudah disisihkan. Dan yang terutama adalah hindari utang atau menambah uang muka yang lebih besaruntuk KPR dan kredit  kendaraan bermotor.

Ladies juga bisa mencari pekerjaan sampingan untukmenambah penghasilan.

Pertahankan rumah pertama

Bila ladies sukses membeli rumah dengan hasil upaya sendiri, hindari lapar mata dengan renovasi, penambahan furnitur, atau rencana pindah ke rumah yang lebih besar. Mengapa? Karena pindah rumah atau membeli rumah baru lagi akan membuat ladies lebih boros, plus cicilan utang bertambah dan lain sebagainya.

Investasi dan cek perkembangannya

Ladies sudah punya investasi dalam bentuk apa saja? Ingat, di masa pensiun nanti bukan berarti ladies bisa santai tanpa melakukan apapun selama sisa hidup. Ladies tetap harus memantau perkembangan dan efektivitas investasi yang diempunya. Di sini ladies bisa menyiapkan beberapa skenario, termasuk alternatifnya. Jadi pikirkan kebutuhan investasi untuk jangka panjang, bukan untuk saat ini saja. 

pensiun masa pensiun investasi investasi jangka panjang