Inspirasi Sadar dan Damai dari Anak Kaki Empat

Betapa luka hati ketika mengetahui seorang anak meninggal karena kejahatan terorisme.

Serangan teroris akhir pekan lalu di Samarinda menewaskan seorang anak berusia 2 tahun, Intan Olivia.

Anak malang itu meninggal sehari setelah peristiwa pemboman GKI Oikumene Samarinda. Pelaku pemboman berinisial JD adalah seorang residivis kasus terorisme yang kembali mengulang perbuatannya.

Jahat, jahat dan jahat. Apapun motifnya, pelaku layak untuk diberi hukuman berat. Masyarakat juga harap lebih bijaksana dalam menyikapi isu sosial yang berkembang, karena sudah banyak jatuh korban jiwa.

War is over, is you want it.

War is over, is you want it.

Sebarkan cinta kasih, bukan kebencian, karena tidak ada yang abadi.

Sebarkan cinta kasih, bukan kebencian, karena tidak ada yang abadi.

Jika ada cinta kasih, maka tidak ada kebencian dan keburukan yang mengikutinya.

Jika ada cinta kasih, maka tidak ada kebencian dan keburukan yang mengikutinya.

Perasaan paling benar itu semu dan menjerumuskan.

Perasaan paling benar itu semu dan menjerumuskan.

Lakukan hal baik, meski kecil, yang bisa merubah dunia menjadi lebih aman tentram.

Lakukan hal baik, meski kecil, yang bisa merubah dunia menjadi lebih aman tentram.

Semoga jangan ada lagi kekerasan di muka bumi ini.

Semoga jangan ada lagi kekerasan di muka bumi ini.

teror intanolivia samarinda kejahatan zen damai