Ledakan di Terminal Kampung Melayu Menjelang Ramadhan

Beberapa hari menjelang Ramadhan, tak henti-hentinnya berita yang membuat masyarakat khususnya Jakarta resah. Baru heboh dengan berita gangster, kini berita ledakan di Terminal Kampung Melayu yang merupakan salah satu pusat keramaian di Jakarta.

Foto : kompas

Kronologi kejadian

Rabu, 24 Mei 2017 sekitar pukul 21.00 terjadi ledakan di Terminal Kampung Melayu. Ledakan yang diduga berasal dari dekat toilet terminal ini membuat orang sekitar panik tentunya. Korban berjatuhan diantaranya adalah tiga orang anggota Polri yang hendak mengamankan kegiatan pawai dan dua orang diduga pelaku bom bunuh diri, beberapa orang lainnya mengalami luka-luka.

Menurut kesaksian Tugimin (32) yang merupakan penjaga toilet di detik.com adalah sebagai berikut :

"Saya saat itu berada di dalam toilet karena memang lagi jaga. Ada dua ledakan saat kejadian, pas ledakan pertama itu kenceng banget suaranya. Saya di dalam, hanya berbatasan dengan tembok saja, jaraknya sekitar 6 meter dari bom itu," kata Tugimin di terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Kamis (25/5/2017). Ekspresi Tugimin terlihat masih shock.

Dia menuturkan setelah mendengar ledakan pertama, Tugimin lari sambil menutup kuping kanannya yang sakit karena suara ledakan. Saat menyelamatkan diri dia tak melihat kondisi sekitarnya.

"Saat lari saya nggak lihat korban-korban itu, yang saya pikirkan hanya gimana caranya diri saya selamat. Ada ibu-ibu sama anak muda yang sempat keluar dari toilet sebelum meledak, tapi pas kejadian ledakan tidak ada orang yang berada di dalam toilet," tutur Tugimin.

"Saya sampai saat ini masih shock, masih enggak nyangka kalau ada bom yang meledak di toilet terminal tempat saya kerja," imbuh pria yang sudah bekerja 3 tahun sebagai penjaga toilet di Terminal Bus 2 Kampung Melayu ini. 

.instagram

Pray for Indonesia

Sesaat setelah kejadian ini muncul hastag #prayforjakarta untuk saling menguatkan masyarakat Indonesia khususnya warga Jakarta.

Presiden Joko Widodo juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban melalui Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki. 

Teror bom jelas ditujukan untuk menebar ketakutan dan kepanikan, untuk itu masyarakat dihimbau untuk tidak takut namun tetap hati-hati dimanapun berada. 

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Solidaritas Indonesia (DPP PSI) Isyana Bagoes Oka meminta masyarakat untuk tidak berkontribusi dalam menciptakan ketakutan tersebut. Salah satunya dengan tidak menyebarkan konten sadis dari foto dan video yang diambil di lokasi kejadian.

Jadi stay safe ya guys dan jangan lupa doakan semoga para korban diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Pray for Jakarta #prayforjakarta Terminal Kampung Melayu Bom Bunuh Diri