Astaga!com - Home
powered by Google
Astaga!com › Travel
 
Daftar SMS Alert tempat Gaul dimana yang pas buat kamu.sign up mobile alert

Mengenang Keindahan Jakarta di Sunda Kelapa
Astaga!Travel- Mengembangan pariwisata di Jakarta, memang tidak lengkep bila bila belum menyinggung Sunda Kelapa. Dari tempat inilah sejarah Kota Jakarta dimulai. Sebuah kota pelabuhan yang merupakan cikal bakal berkembangnya Jakarta seperti sekarang.

Sunda Kelapa adalah pelabuhan di sebelah utara Jakarta yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu. Di pelabuhan ini juga terdapat Pasar Ikan dan Museum Bahari yang menjadi bagian dari Sunda Kelapa.

Mengunjungi Sunda Kelapa berarti kita akan menyaksikan langsung bagaimana aktivitas pelabuhan tempo doeloe. Di sini, “atraksi” bongkar muat barang dilakukan secara tradisional.

Tidak ada alat berat digunakan, yang ada hanyalah tenaga manusia yang mampu memikul barang hingga puluhan kilogram. Selain itu, gudang-gudang tua yang masih berdiri di pelabuhan juga menjadi daya tarik tersendiri bagi turis yang ingin menikmati wisata tradisional.

Sunda Kelapa terletak di sebelah utara Jakarta di mulut Sungai Ciliwung. Para nelayan dari sekitar Jakarta memasarkan (melalui pelelangan) hasil tangkapan mereka di Pasar Ikan, yang merupakan pasar ikan tertua di Indonesia. Di sepanjang jalannya dapat ditemui kios-kios yang menjual kerang, penyu, lobster dan hasil tangkapan laut lainnya.

Hilir-mudik perahu phinisi Bugis dan sebagian lagi ada yang sedang bersandar di dermaga, menciptakan pemandangan menarik bagi pelancong. Mereka berlayar mengelilingi Nusantara sambil membawa barang-barang dagangan. Kini, Sunda Kelapa adalah tempat mangkalnya para nelayan dan pedagang antarpulau.
M-Web Travel- Mengembangan pariwisata di Jakarta, memang tidak lengkep bila bila belum menyinggung Sunda Kelapa. Dari tempat inilah sejarah Kota Jakarta dimulai. Sebuah kota pelabuhan yang merupakan cikal bakal berkembangnya Jakarta seperti sekarang.

Menurut sejarahnya, Sunda Kelapa adalah kota pelabuhan kerajaan yang berpusat di Pajajaran. Sunda Kelapa langsung berhubungan dengan Pajajaran melalui Sungai Ciliwung. Sungai-sungai lainnya seperti Cimanuk, Citarum, Sungai Bekasi dan Cisadane merupakan jalan-jalan yang penting pula.

Sunda Kelapa tidak bisa dilepaskan juga dari Portugis yang pada 1511 merebut Malaka. Tahun 1522, Gubernur d'Albuquerque mengutus anak buahnya ke Pajajaran untuk persahabatan, dengan maksud mendapatkan izin mendirikan benteng di Sunda Kelapa.

Namun, sebelum Portugis mendirikan benteng, Sunda Kelapa direbut Fatahillah, tahun 1527. Angkatan laut Portugis dihancurkan di Teluk Jakarta. Sejak saat itu Sunda Kelapa berubah nama menjadi Jayakarta. Peristiwa itu konon terjadi pada 22 Juni, tanggal tersebut kemudian dijadikan sebagai hari jadi kota Jakarta.

Dominasi Belanda terhadap Jakarta dan sebagian wilayah Indonesia juga dimulai dari sini. Kasteel Batavia, gudang-gudang tua serta bangunan bekas kantor perdagangan Perusahaan Hindia Timur Belanda menjadi bagian dari sejarah Sunda Kelapa.[sid/berbagai sumber]
Banner provided by WeatherUnderground
Jakarta
Jakarta, Soekarno-Hatta
Surabaya
Surabaya, Gedangan, Indonesia Forecast
Banda Aceh
Banda Aceh, Indonesia Forecast
Denpasar
Denpasar, Bali, Indonesia Forecast
Jayapura
Jayapura, Irian, Indonesia Forecast
Manado
Manado, Sulawesi, Indonesia Forecast