Bagaimana Menjalin Kedekatan Antara Ibu dan Anak Gadisnya Moms? Simak 10 Tipsnya!

Ada ungkapan "like mother like daughter". Ungkapan ini memang tepat untuk menggambarkan hubungan ibu dan anak gadisnya. Ya, hubungan antara ibu dan anak perempuan memang istimewa.

Sosok ibu adalah perempuan pertama yang dikenal anak gadisnya. Segala gerak-gerik, ucapan, dan sikap ibu, disadari atau tidak, akan ditiru oleh putrinya.

Namun, terkadang masalah mulai muncul saat anak perempuan beranjak remaja. Remaja putri yang gemar bergaul dan beraktivitas di luar rumah sering kali membuat ibu khawatir dan over protektif. Akhirnya tak jarang ibu dan anak gadisnya terlibat perselisihan.

Nah bagaimana caranya agar hubungan ibu dan anak perempuannya tetap terjalin harmonis saat anak beranjak remaja? Simak 10 tips berikut ya moms!

1. Miliki jadwal khusus untuk bersama

Ibu dan anak gadisnya kadang bak sepasang sahabat yang seringkali menghabiskan waktu bersama.
Belanja berdua, memasak, berkebun, atau tamasya berdua menjadi moment yang sering dilakukan ibu dan dan anak perempuannya. Kebersamaan itu akan semakin memperkuat chemistry dan ikatan batin antara ibu dan anak. Ibu dan anak bisa saling berbagi cerita tanpa batas.

Deborah Tanner, PhD, Profesor linguistic dari Georgetown University mengatakan “Jika komunikasi yang terjadi di antara keduanya sehat, jenis hubungan antara ibu dan anak perempuan seperti ini bisa sangat positif”

2. Berikan nasihat

Terkadang anak perempuan juga butuh sosok ibu, bukan partner in crime atau teman bermain. Beberapa penelitian membuktikan, ketika anak perempuan menghadapi masalah, mereka akan mencari ibunya untuk menerima saran dan nasihat berdasarkan pengalaman ibunya.

Berikan saran dan nasihat yang dibutuhkan anak gadis Anda. Rangkullah saat ia punya masalah. Misalnya saat si gadis baru putus cinta, bermasalah dengan temannya atau saat mendapat haid pertama kali. Dengan demikian ia akan percaya dan nyaman berbagi dengan Anda, ibunya. Intinya, jangan biarkan ia sendiri saat dalam masalah.

3. Kenalilah teman-teman dan sahabatnya

Perkembangan jaman tentu membuat kondisi ibu saat remaja dan anak gadis masa kini berbeda. 
Perubahan ini tentu akan menjadi tantangan cukup berat bagi para ibu. Gaya pergaulan anak gadis 'jaman now' yang kerap mengkhawatirkan ibu, tentu harus disikapi dengan bijak.

Ketahui dan kenalilah siapa teman-temannya, sahabatnya atau kekasihnya. Sesekali bergabung bersama mereka untuk mengetahui sejauh mana gaya pergaulan mereka. Intinya moms, tetap dampingi dan awasi anak gadis Anda meski Anda tidak selalu berada di dekatnya. Tekankan batasan apa saja yang tidak boleh dilanggarnya. Dengan demikian diharapkan anak bisa menjaga sikap dan kepercayaan yang diberikan ibunya.

4. Ikuti perkembangan jaman

Di era milenia dimana semua sibuk dengan gadgetnya, mau tak mau ibu harus ikut ambil bagian dari perkembangan jaman. Tak ada salahnya Anda memiliki akun di sosial media dan menjadi teman anak gadis Anda. Amati bagaimana pertemanan dan pergaulan si gadis di dunia maya. Jika ada sesuatu yang mencurigakan jangan ragu untuk menegurnya.

5. Bersikap sesuai usia

Moms, meskipun hubungan Anda dan si gadis cukup dekat bak sahabat, tetap bersikap layaknya seorang ibu ya moms. Berbicara yang pantas, berpakaian sesuai usia dan tentu saja bersikap layaknya ibu kepada anaknya. Jangan sampai hanya demi dianggap 'mamah gaul' Anda berpenampilan dan bersikap bagai remaja masa kini. Jika ibu bersikap layaknya seorang ibu, dengan demikian  anak akan selalu respect, karena si ibu bisa menempatkan diri.

6. Hindari persaingan

Terkadang saat anak perempuan tumbuh sebagai remaja dan dewasa, ada sedikit persaingan dalam diri anak. Diam-diam ia ingin lebih cantik dari ibunya, ingin lebih menarik, dan juga ingin mendapat perhatian lebih dari ayahnya.
Sebetulnya ini hal yang normal, karena ibu dan anak perempuan memiliki kesamaan dan memiliki keinginan untuk ‘mirip’ satu sama lain.

Untuk mencegah adanya rasa kompetisi, cobalah memahami faktor apa yang lebih suportif. 
Ibu dapat memilih cara seperti masuk ke kamar anak dan berbincang sebelum tidur dengan diselingi nasihat-nasihat. Jika si gadis memiliki persaingan karena ingin lebih pintar dan sukses dari ibunya tentu ini bisa disupport.  Sejauh itu positif dan justru akan membuat anak semakin menghormati ibunya, why not?

7. Tetap bersikap tegas

Menghadapi anak perempuan yang baru beranjak remaja terkadang cukup menguras emosi. Sikap keras kepala, mau menang sendiri sulit diatur, dan melawan menjadi karakter sebagian remaja perempuan.

Jangan bersikap lemah ya moms. Jangan biarkan anak gadis Anda makin sulit diatur. Tunjukkan otoritas Anda sebagai orangtua.
Bersikaplah tegas dan katakan keberatan Anda akan sikap buruknya.  Mungkin cara ini tidak selalu berhasil, tapi anak perempuan harus  tahu dan ia pun sedikit demi sedikit akan mengerti dan menghormati ibunya.

8. Membangun ketergantungan

Sebagai orang tua, tentu ibu lebih  berpengalaman baik secara usia, financial, dan pengalaman hidup dibandingkan anak perempuannya. Tentu saja hal inu membuat anak perempuan memiliki ketergantungan terhadap ibunya. Karena itu, ibu harus senantiasa ada untuk anak perempuannya.

Anak perempuan akan selalu membutuhkan ibunya, dan membutuhkan segala solusinya. 
Dengan demikian anak perempuan  bisa lebih menghargai keberadaan ibunya, dan sang ibu bisa mencurahkan perhatian terhadap  anak perempuan. Luangkan waktu berdua untuk membicarakan segala hal yang perlu dibicarakan.

9. Menyamakan persepsi

Ibu dan anak sering kali terlibat perselisihan karena beda pandangan. Jika perbedaan itu tidak terlalu prinsip tentu tidak masalah. Namun jika menyangkut kehidupan dan masa depan si gadis tentu harus dicarikan jalan keluar. Misalnya soal pacar si gadis. Ketidaksetujuan ibu akan karakter pacar anak gadisnya bisa menimbulkan masalah. Bicarakan dengan si gadis apa yang Anda inginkan. Berikan pandangan-pandangan yang masuk akal. Biarkan anak berpikir hingga ia menyadari bahwa apa yang diinginkan ibunya adalah demi kebaikannya.

10. Sadarilah waktu terus berjalan

Ingat ya moms, satu hal yang tidak bisa kita tahan adalah 'waktu'. Hari ke hari, bulan ke bulan, tahun ke tahun berjalan sedemikian cepat. Tentu berjalannya sang waktu  membuat anak gadis Anda yang dulu manis manja akan berubah menjadi wanita dewasa. Suatu saat Anda tak lagi bertanggung jawab penuh terhadapnya. Karena ia semakin mandiri dan punya kehidupan sendiri dengan keluarganya. So, manfaatkan waktu sebaik-baiknya ya moms. Nikmati kebersamaan dengan si gadis remaja, nikmati setiap perkembangan dan perubahannya. Percayalah suatu saat kalian akan merindukan masa-masa dimana kalian selalu menghabiskan waktu bersama.

So moms, bagaimana hubungan moms dan si gadis remaja  di rumah? Ingat ya moms intinya adalah selalu ciptakan kebersamaan, jaga komunikasi, saling memahami serta mencintai. Meski kadang berselisih, dengan cinta yang selalu ada, hubungan akan kembali manis dan kedekatan moms dan si anak gadispun selalu terjalin hingga ia dewasa kelak. [Tri]

astaga moms mom and daughter 10 tips ibu ibu dan anak