Sekolah Negeri atau Swasta, Mana yang Lebih Oke?

Orangtua manapun pasti ingin anaknya bersekolah di lembaga pendidikan terbaik. Tapi masalahnya, masih banyak orangtua yang galau, kemana akan menyekolahkan anaknya, ke negeri atau swasta?

Pastinya para orang tua yang putra putrinya baru mulai bersekolah maupun akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, telah berupaya mengumpulkan informasi selengkap mungkin mengenai sekolah terbaik yang akan menjadi pilihan mereka.

Pilihan yang tersedia memang sebenarnya hanya ada dua : sekolah negeri atau sekolah swasta.

Tapi jangan bingung ya moms. Berikut ini beberapa point yang bisa moms pertimbangkan untuk memilih sekolah bagi ananda tercinta.

1. Daya tampung kelas

Kelas di sekolah negeri, bahkan sekolah terbaik sekalipun,  kapasitasnya 40 orang dalam satu kelas.  Sedangkan sekolah swasta hanya berisikan maksimal 20 orang per kelasnya.

Jumlah murid yang terlalu banyak bukan hanya membuat konsentrasi murid terganggu karena kegaduhan yang ditimbulkan teman-temannya, guru pun akan kewalahan untuk menertibkan mereka, sehingga tak mengetahui dengan pasti kemampuan dan pemahaman masing-masing murid.

Jika Anda adalah orang tua dengan anak berkebutuhan khusus yang ingin menyekolahkan anak di sekolah umum, sekolah swasta dapat dijadikan pilihan agar ia tidak terlalu panik ketika berada di lingkungan yang ‘ramai’.

2. Jam belajar

Sekolah negeri biasanya memiliki jam belajar yang lebih singkat daripada sekolah swasta. Memang, pemahaman murid terhadap materi yang diajarkan tidak tergantung dari lamanya mereka berada di sekolah.

Tapi terlalu lama di sekolah mengakibatkan murid terlalu lelah dan tak tertarik untuk mengisi waktunya dengan bermain bersama teman-teman sebayanya di rumah. Sehingga mereka kehilangan waktu untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitarnya.

Kecenderungan yang sering kali terjadi adalah, semakin bonafid sebuah sekolah, semakin lama pula jam belajar yang ditempuh para murid.

3. Fasilitas

Sering kita dengar tentang gedung sekolah yang hampir ambruk karena kurang perawatan, sehingga kegiatan belajar para murid menjadi terganggu.

Meski tidak ambruk, Anda akan dengan mudah mendapati kondisi cat yang terkelupas atau lantai yang pecah-pecah pada beberapa sekolah, dan sebagian besar adalah sekolah negeri (bahkan sekolah terbaik). Di sisi lain, sekolah swasta nyaris selalu memiliki kondisi fisik yang lebih baik daripada sekolah negeri.

4. Biaya sekolah

Beberapa tahun belakangan ini, pemerintah telah membebaskan murid sekolah negeri dari kewajiban membayar SPP. Tapi faktanya orang tua masih harus mengeluarkan sejumlah uang untuk dibayarkan ke sekolah dengan berbagai alasan, misalnya uang les, sumbangan pembangunan gedung, uang ekstrakurikuler, dan lain-lain.

Sementara itu, murid sekolah swasta berkewajiban membayar SPP dengan jumlah yang telah ditetapkan. Belum lagi kewajiban membayar biaya pendaftaran ulang di awal tahun ajaran baru.

5. Interaksi

Murid-murid sekolah negeri berasal dari berbagai latar belakang sosial, budaya dan ekonomi yang berbeda. Sementara para murid sekolah swasta (termasuk yang mendapat predikat sekolah terbaik) berasal dari kelas sosial yang relatif sama.

Berada dalam lingkungan dengan berbagai macam karakter serta latar belakang berbeda membuat anak mudah memahami dan bersikap terhadap perbedaan ketika ia dewasa.

Sebaliknya, anak mungkin akan memerlukan waktu lebih lama untuk menyesuaikan diri jika ia terbiasa menghadapi dan berada di lingkungan dengan teman-teman yang berasal dari kelas sosial atau golongan yang sama.

Nah moms, semua kembali lagi pada pilihan moms dan buah hati. Karena sekolah swasta atau negeri memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Yang perlu diingat, dimanapun ananda bersekolah yang penting dia tetap bersemangat belajar, bergaul dengan baik, menghormati guru dan menghargai teman-temannya. 
Terus dukung buah hati ya moms dalam melaui proses pendidikannya sampai ia menggapai cita-citanya! [Tri]

astaga school varia sekolah negeri sekolah swasta